Minggu, 29 Januari 2017

Degdegan Love Story heuheu



Bukannya mau menceritakan kisah cinta gw yang terlalu mainstream, tapi kalau disimpan dalam hati aja nyesek juga tuh, bayangkan seperti flashdisk kalau kapasitasnya udah penuh mau disimpan dimana coba nggak mungkinkan dalam kulkas. Setelah berpikir dengan setengah matang dan gw rundingkan dengan gorila yuppp gw putuskan menulis diblog yang udah lama nggak terlihat lagi tuh ekornya. Okeh tanpa pandang ekor lagi gw ceritain dah. Gw masih inget ketika pertama kali bertemu dengan cewek yang pernah singgah dihati gw ceileee…uhuuuy…okeh serius, yupp melihat dari kejauhan pun rasanya hati ini berbunga-bunga seperti taman dengan segala jenis bunga yang indah, rambutnya yang diikat kebelakang menambah ciri khasnya bahwa hanya dirinya lah cewek terindah dipulau yang penghuninya cuma dia doang huhu bercanda banyak kok. Kalo intinya sih sudah jelas gw suka cewek yang tomboy.
Definisi cewek tomboy menurut pandangan gw ehmm kuat, mandiri, rambutnya yang lo juga tau biasanya Cuma dikuncir kebelakang kayak buntut kuda, biasanya juga style rambut pendek,  bisa jagain dia sendiri dan juga punya karakter yang nggak bisa semua orang tau, banyak juga sih ciri-ciri yang lain, nggak usah gw jelasin lah ya ngabisin page aja, maklum jari kaki gw lemes abis lari-lari sore tadi ( hubungannya apa ama jari kaki ).
Okeh kembali ke cerita gw, nama cewek yang  pernah singgah dihati gw adalah agus...What the h***. salah maksud gue rista. Gw ketemu sama rista pada saat masuk kuliah disalah satu kampus didaerah samudra pasifik. Hal pertama yang gue rasain ketika ketemu dia nggak ada perasaan apa-apa cuma nganggap sebagai temen doang, tapi setelah semester ke 4 banyak tugas-tugas mata kuliah yang diharuskan untuk kerja kelompok dan gw satu kelompok terus sama rista entah kenapa perasaan suka gue pada rista semakin berkembang (kayak bisnis properti aja lo pake berkembang), Okeh the point is gw jatuh tinja cinta, karna tugas-tugas kelompok itulah bisa gw jadikan alasan main kerumah rista huhuhu.
Pernah pada hari pertama kerumah rista dengan alasan tugas kelompok tadi gw langsung diinterogasi ama bokapnya, weuhh buset men degdegun euy ternyata bokapnya mantan preman pasar ikan dilihat dari bentuk badannya yang gempal, besar dan bulet kayaknya dari pasar ikan paus dah heuheu. Pas ditanya ama bokapnya “ kamu temennya rista ya ? ”, gw pun menjawab seperti radio kehilangan anaknya “ iiya om, te te men sa tu kaa mpus om “, “ owh temen satu kampus,…………

Tu Bi Kontinyu ( bersambung ntah kapan )
But kalo ada yang penasaran, tunggu aja kelanjutannya.

Foto jadul ini mah udah berapa tahun yang lalu heuheu cuma posting foto doang.